latest Post

Tentang Roasting Kopi


Dengan belajar lebih dalam soal roasting, kita jadi lebih mengerti pasti kapan zat-zat kimia pembentuk rasa, ketebalan dan aroma dalam kopi terbentuk.

Jadi, belajar tentang roasting itu semacam belajar menjadi Pengusaha Sukses. Gampang-gampang susah, susah-susah gampang. Tidak semudah mendaftar jadi driver go-jek ataupun jadi selebgram.

Yang cukup menarik, banyak pengetahuan yang telah menjadi pemahaman publik ternyata salah setelah dilihat dari sisi kimia saat roasting. Misalnya seperti kadar kafein dark roast yang lebih rendah daripada kadar kafein di light roast.

Kafein dalam kopi ternyata relatif tidak berubah dalam proses roasting. Sedikit sekali kandungan kafein yang menguap saat roasting, bersamaan dengan berkurangnya berat dari kopi dan bertambahnya volume kopi selama proses roasting. Jika diukur dengan ratio perbandingan jumlah kafein dibanding berat kopi, kopi dark roast memiliki jumlah kafein yang lebih banyak per gram-nya daripada kopi light roast.

Lebih gampangnya, misal kita menyeduh 12 gram kopi light roast vs 12 gram kopi dark roast. Volume dari 12 gram kopi light roast akan jauh lebih kecil daripada volume 12 gram kopi dark roast, sehingga saat menggunakan brew ratio yang sama, hasil akhir dari kopi dark roast akan memiliki kadar kafein yang lebih tinggi.

Jadi, kalau kalian ngantuk dan perlu zat stimulan, dark roast akan sangat cocok. Kopi light roast yang hangat akan sangat cocok diminum di sore-malam hari karena kadar kafein yang lebih rendah dan menghangatkan tubuh sehingga memberikan efek rileks.

Woy, udah pada ngopi belum? Diem-diem bae.. ngopi dong.
Daripada harus ke warung kopi demi minum secangkir kopi hitam mending beli di Sahata Kopi gih :v

  post signature

About HKS

HKS
Recommended Posts × +

0 komentar:

Posting Komentar