Ketika Dunia Ini Hilang

15.08.00

hmmm… iseng-iseng mikir di tengah cape’nya berada di divisi Marcomm
menurut sumber-sumber keyakinan manapun berbicara tentang dunia…
saya mengambil beberapa kutipan yang membicarakan tentang alam kehidupan kita yang ini…


“Dihiaskan (dan dijadikan indah) kepada manusia kesukaan kepada benda-benda yang diingini nafsu, iaitu perempuan-perempuan dan anak pinak, harta benda yang banyak berpikul-pikul dari emas dan perak, kuda peliharaan yang bertanda lagi terlatih dan binatang-binatang ternak serta kebun-kebun tanaman. Semuanya itu ialah kesenangan hidup di dunia. Dan ingatlah pada sisi Allah ada tempat kembali yang sebaik-baiknya (iaitu syurga).” (Surah Ali-Imran ayat: 14)
Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur duma akan hangus dalam nyala api, dan burni dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara dernikian, betapa suci dan salehnya kamu hams hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang bam dan bumi yang bam, di mana terdapat kebenaran (2 Petrus 3:10-13).
Waktu terjadinya kehancuran bumi tidak dikatakan secara jelas, tetapi berdasarkan Cakkavattisihanada Sutta yang menjelaskan bahwa: usia manusia sekarang ini sedang menurun menjadi pendek. Pada suatu waktu usia manusia hanya rata-rata 10 tahun, usia 10 tahun ini akan berlangsung lama, kemudian usia manusia bertambah panjang hingga pada suatu saat panjang usia manusia mencapai rata-rata 80.000 tahun, pada masa itu Buddha Metteya muncul di dunia (di bumi kita) (D. III, 27). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kehidupan bumi ini masih akan berlangsung lama hingga Buddha Metteya muncul dan setelah itu barulah kehancuran bumi terjadi. Dengan kata lain kehancuran bumi baru akan terjadi pada masa yang masih sangat lama sekali.Kehancuran bumi pasti akan terjadi. Apabila manusia menganggap bumi ini kekal maka ia dikatakan menganut pandangan salah (D.I,1).Kehancuran bumi bukan akhir segala-galanya. Setelah bumi hancur akan terbentuk bumi baru. Proses pembentukan bumi baru ini dijelaskan oleh Sang Buddha dalam beberapa kotbahnya. Menurut Mahaparinibbana Sutta, bumi terbentuk dari zat cair. “Bumi yang luas terbentuk dari zat cair, zat cair terbentuk dari udara di angkasa” (D.II.16).
dari ketiga kutipan tersebut, ternyata semua dunia ini memang tidak kekal, dan memang yang abadi adalah ‘ketidak abadian’ itu sendiri
ada dunia lain selain dunia yang kita singgahi sekarang, mungkin memerlukan perjuangan baru untuk bisa bertahan di dunia yang baru itu…
“Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati (1), lalu Allah menghidupkan kamu (2), kemudian kamu dimatikan (3) dan dihidupkan-Nya kembali (4), kemudian kepada-Nya-lah kamu.” (2:28).
menurut keyakinan saya, ada 14 alam yang harus dijalani oleh manusia…
1. Alam Roh/ alam arwah yakni alam Awal manusia diciptakan dan tidak ada satupun manusia mengetahuinya karena bagi Allah SWT tidak ada batas Ruang / Waktu dan Tempat
2. Alam Rahim yakni alam dimana manusia tercipta melalui suatu proses pembenihan di dalam Rahim/ kandungan yang lamanya sudah ditentukan 9 bulan
3. Alam Dunia yakni alam ujian sebagaimana yang kita sedang alami bersama sekarang ini
4. Alam Sakaratul Maut yakni alam pada saat roh manusia dicabut oleh Allah swt yakni alam antara Dunia menuju alam kubur
5. Alam Barzah yakni alam di mana manusia akan memperolah Siksa atau Nikmat kubur tergantung perbuatannya selama hidupnya di dunia sambil menunggu datangnya hari kiamat. Dan bagi yang memperoleh nikmat kubur, mereka para ahlul kubur seperti tidur saja layaknya dan dihidupkan-Nya kembali
”Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.”
6. Yaumul Qiyamah yakni alam dimana Allah swt memusnahkan Bumi - mahluk hidup beserta seluruh isinya
”dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (22:7).
7. Alam Kebangkitan
8. Alam Masyhar yakni alam dimana Manusia dibangkitkan kembali dari Alam Kubur oleh Allah swt serta berkumpul di Padang Masyhar dan masing masing manusia tidak mengenal satu sama lainnya kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan
”pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala.” (70:43)
9. Alam Pembalasan
10. Alam Penghadapan
11. Kolam
12. Alam Pengadilan
13. Alam Jalan
14. Alam Sorga dan Neraka

see… ternyata perjalanan saya sebagai seorang manusia masih panjang… jadi gak ada kata menyerah untuk saat ini, berjuanglah selagi bisa dan selagi diberi kesempatan…
Ya Allah tunjukanlah pada diriku jalan yang menurutmu terbaik,
terangkanlah jalan itu,
biarkanlah aku berjalan di bawah sinar terang Mu
jadikanlah tiap kerikil yang kutemui sebagai ujian yang membuatku maju, biarkanlah kerikil itu berada di sana seperti seharusnya,
cukup terangkan jalanku
jadikanlah tiap tanaman yang ada di sepanjang jalan itu sebagai temanku dalam menghadapi dingin dan kerasnya angin cobaan,
biarkanlah angin itu berhembus,
cukup terangkan jalanku
karena aku percaya jalan ini adalah petunjuk Mu


–spirit for me yang cape, sibuk dan ruwetnya di divisi Marcomm tapi sempet berpikir untuk give up hiks hiks–

You Might Also Like

0 komentar

Followers

Flickr Images