
Gambar di atas tepatnya diambil di daerah Banten dan hanya merupakan sebagian kecil dari kejadian yang sangat memprihatinkan di negeri tercinta kita ini.
Anak-anak Indonesia bertaruh nyawa dan mengambil resiko dengan hidupnya saat meniti jembatan menuju sekolah.
Sangat membathin melihat betapa besar perjuangan anak bangsa Indonesia terutama anak Lebak untuk belajar demi meraih mimpinya. Nyawa seolah tidak ada harganya dibandingkan pendidikannya.
Untuk biaya pembangunan jembatan berapa? apa sebanding dengan harga renovasi toilet yang konon mencapai 20 Miliar? Apa sebanding dengan percetakan kalender yang tidak ada spesialnya seinlai 1,3 M?
Dimana perhatian "Wakil Rakyat" dan para Perwira Negara di negeri ini yang seharusnya menolong anak bangsa, para penerus bangsa?
Yang lebih parahnya lagi, Bupati Lebak M.Jayabaya baru ngeh dengan isi di daerah kekuasaaannya itu setelah santer pemberitaan tentang jembatan itu di media.
- Pernahkan terpikirkan oleh mereka tentang Indonesia Wajah Indonesia dibalik kegemerlapan ?
- Kemanakah isi otak mereka tercurahkan?
- Kemana Janji ketika kampanye?
- Apakah kalian akan membiarkan hingga nanti menjadi bom waktu?
- Siapakah yang pantas menolong mereka? Indonesia atau dunia luar?
Ah entahlah, tidak ada yang dapat kita perbuat. Dan semoga saja ada pihak swasta yang bersedia meringankan beban mereka tanpa harus campur tangan para eksekutif dan lagistaif.
~ Betapa besar keinginan anak bangsa kita untuk memajukan negara ini walaupun nyawa menjadi taruhannya.
~ Betapa sedih orang - orang yang melihat foto ini dan ingin membantu mereka tapi apa daya "tangan tak sampai".
~ Betapa senangnya anak bangsa kita jika bisa belajar tanpa harus melewati rintangan yang berat.
~ Betapa senangnya penerus bangsa yang tidak mampu ini bila memiliki fasilitas belajar yang lengkap seperti tempat belajar para "Anak Wakil Rakyat"
Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu "setuju" [Iwan Fals]
Dedicated to "Wakil Rakyat"
Foto : Reuters/Beawiharta
VivaNews



20 komentar:
sungguh malang sekali nasib mereka ..
kapann ada perubahan dari yang terkecil yang bisa pemerintah laksanakan untuk kesejahtraan mereka ...
bagaimana indonesia bisa maju apabila anak didiknya seperti inii ,, mencari ilmu saja susah ..
astagfirulloh ..
makasih infonya...
bagaimana indonesia bisa maju..klo masalah kecil seprti ini pun gx bisa di tangani..
subhanaloh,,kasian bngt mereka..
malang bener nasib mu nak...
bagaimana bangsa kita mau maju..kalo nasib mereka masih seperti ini..mau sekolah za susah,harus melewati jembatan yang seperti itu..
sabar ya de...
para pejabat pemerintah kerjanya apa sieh...
masa hal seperti ini jg gx bisa di atasi...
saya salut sama mereka..meskipun jln yg di tempuh bwt pergi kesekolah seperti itu..tp mereka tetap semangat mengejar cita2 mereka..
semoga kalian sukses de,,
saya sedih sekali melihat keadaan negara kita sekarang..
semoga kalian bisa melewati cobaan ini de..semangat ya,,,
kejar terus cita-citamu..biar kelak kalian bisa menjadi pemimpin yg baik..
anin
kalian harus tetap semangat,,jangan pantang menyerah,,kejar terus cita-cita kalian,,
Ah sedihnya nasib anak-anak itu.
Kalau sampai kepala daerah tak tahu keadaan itu, must be karena baik camat dan kepala desa pun tak ngeh bahwa itu harus diperhatikan.
thanx infonya dan bermanfaat...
hey bung yang diatas sana, cobalah turun ke jalan.
ironi, sementara kita punya fasilitas pribadi yang nyaman. Fasilitas umum pun mereka tak nyaman...
Pemerintah seharusnya cepat turun tangan jangan terus membuang uang hanya untuk membangaun gedung yang sebenarnya tak butuh renovasi
Wah pas nih tulisannya sama banyaknya kejadian jembatan yang ambruk saat ini... Semoga pemerintah makin peduli dengan nasib rakyatnya...
Poskan Komentar