Anak Bangsa

Anak Indonesia Yang Mimpinya Tidak Tersentuh

15.30.00
















Gambar di atas tepatnya diambil di daerah Banten dan hanya merupakan sebagian kecil dari kejadian yang sangat memprihatinkan di negeri tercinta kita ini.

Anak-anak Indonesia bertaruh nyawa dan mengambil resiko dengan hidupnya saat meniti jembatan menuju sekolah.

Sangat membathin melihat betapa besar perjuangan anak bangsa Indonesia terutama anak Lebak untuk belajar demi meraih mimpinya. Nyawa seolah tidak ada harganya dibandingkan pendidikannya.

Untuk biaya pembangunan jembatan berapa? apa sebanding dengan harga renovasi toilet yang konon mencapai 20 Miliar? Apa sebanding dengan percetakan kalender yang tidak ada spesialnya seinlai 1,3 M?

Dimana perhatian "Wakil Rakyat" dan para Perwira Negara di negeri ini yang seharusnya menolong anak bangsa, para penerus bangsa?

Yang lebih parahnya lagi, Bupati Lebak M.Jayabaya baru ngeh dengan isi di daerah kekuasaaannya itu setelah santer pemberitaan tentang jembatan itu di media.

2012

Awal Tahun Dengan Beruntun Bencana

21.41.00

Dengan judul post ini apa yang teman-teman pikirkan?

Pasti bencana lagi, bencana lagi. Ada apa dengan negeriku.

Yah, berbagai bencana beruntun menyapa Negeri kita tercinta.

Kali ini, Banten. Beruntun bencana alam itu menyapa. Banjir. Yah banjir. Kurang paham deh ini banjir disebabkan oleh apa. Entah itu banjir kiriman atau banjir buatan. Setelah Cilegon, Lebak, dan kini terjadi di Pandeglang dan Serang dan sebagian wilayah Tangerang.

Saya termasuk salah yang merasakan efek dari bencana ini. Bukan banjirnya. Tapi merasakan macet yang luar biasa akibat jalan tol Merak-Jakarta yang ditutup karena dipastikan ditengah jalannya akan terputus.

Yah, sudah 6 jam merasakan perjalanan yang tidak bergerak. Dan bahkan setengah perjalanan Cilegon-Merak belum terlalui.

Tapi saya sih berfikir positif aja, Allah mengirimkan bencana ini untuk mengingatkan kita sebagai khalifah dimuka bumi ini.

Bagaimana tidak, Gunung dan bukit yang berpotensi menahan banjir dikeruk untuk kepentingan segelintir orang dan mengayakan pemerintah setempat. Bencana ini kembali mengingatkan 'mereka' tentang pentingnya menjaga lingkungan dari kejahilan tangan.

Dengan rasa keprihatinan kita dengan musibah bencana alam yang hampir setiap tahun / setiap saat terjadi yang kita sendiri tidak ada kepekaan hati nurani secara instink ataupun peralatan secanggih apapun.

Harapan saya buat kita semua pemilik negeri ini sudah sepantasnya kita entrospeksi diri dan tidak saling tuduh dan komentar yang sifatnya dholim dan sok tahu. Dan semoga pula hal yang seperti ini tidak menjadi bahan politisasi para tikus-tikus berdasi digedung mewahh sana.

Untuk hal tersebut marilah luangkan waktu untuk tafaqur sejenak untuk memohon kepadaNya, dan untuk para korban yang terkena musibah mari kita do'a kan agar mereka diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi bencana ini.

Wallahu'alam


Sent from BlackBerry® HP yang Pinter from punya Horas, Nyambung Setiap Bulan...!!


post signature

Followers

Flickr Images